FAKTOR KESULITAN SISWA SMP DALAM PROSES PEMBELAJARAN MENEMUKAN IDE POKOK PARAGRAF

Retna Ningsih, Nunu Kustian, Wanti Rahayu

Abstract


Abstrak. Membaca untuk belajar merupakan suatu bagian yang penting dari setiap program membaca, terutama dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia dalam menemukan ide pokok. Namun ada beberapa kesulitan siswa dalam menemukan ide pokok. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan faktor-faktor kesulitan siswa kelas VIII SMPN 131 Jakarta dalam menemukan ide pokok suatu teks bacaan dengan menggunakan tindakan observasi ke dalam proses pembelajaran di kelas. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, tes, dan pendekatan konstruktivisme. Hasil yang diperoleh adalah peningkatan hasil belajar peserta didik sesuai dengan ketuntasan yaitu 65. Siswa yang mendapat nilai ketuntasan (65) sebelum penelitian sebanyak 12 siswa (33%), hasil observasi sebanyak 21 siswa (56%). Setelah menggunakan pendekatan konstruktivisme dapat meningkatkan hasil menemukan ide pokok paragraf pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, hasil tersebut belum dikatakan berhasil sebab masih didominasi oleh siswa yang belum tuntas dalam mencapai hasil menemukan ide pokok paragraf menggunakan pendekatan konstruktivisme. Oleh sebab itu, ditemukan  faktor-faktor kesulitan siswa kelas VIII SMPN 131 Jakarta dalam menemukan ide pokok paragraf yang didominasi oleh kurang pemahaman siswa tentang cara menemukan ide pokok paragraf dimana minat dan motivasi siswa masih kurang dalam proses pembelajaran dilaksanakan. Siswa saat diberi tes soal membaca tampak kurang berminat dan kurang tertarik dengan bacaan yang disajikan. Guru lebih memfokuskan untuk menjelaskan pengertian ide pokok paragraf dengan metode ceramah, Siswa tidak memperhatikan dan berkonsentrasi terhadap soal yang diberikan. Siswa sibuk sendiri saat pelajaran berlangsung dan kurangnya percaya diri tidak terbangun untuk  berani bertanya maupun menjawab.

Full Text:

Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.