ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN OBAT GENERIK DENGAN METODE ABC DAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DI APOTEK ANUGERAH FARMA BINTARO

Doris Resmana, Dede Rukmayadi

Abstract


Abstrak. Apotek Anugerah Farma Bintaro merupakan salah satu penyedia jasa pelayanan kesehatan yang ada di daerah Tangerang Selatan. Penyediaan obat di Apotek Anugerah Farma Bintaro diketahui masih belum optimal karena masalah kekosongan obat dan pembelian urgent masih sering terjadi dalam memenuhi kebutuhan. Untuk itu perlu dilakukan pengendalian persediaan obat generik khususnya pada kelompok A agar gudang farmasi Apotek Anugerah Farma Bintaro dapat menjamin ketersediaan obat di Apotek. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Mengklasifikasikan penggolongan obat generik dengan analisis ABC, menentukan pemesanan obat dengan biaya optimum dan seimbang antara biaya persediaan dengan metode EOQ, terakhir menentukan Reorder Point pada kelas A. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 15 jenis obat generik yang tergolong kelompok A dengan nilai investasi sebesar 69,53% dari total investasi obat generik, 14 jenis obat generik yang tergolong kelompok B dengan nilai investasi sebesar 19,88% dari total investasi obat generik dan 31 jenis obat generik yang tergolong kelompok C dengan nilai investasi sebesar 10,59% dari total investasi obat generik. Berdasarkan metode EOQ kelompok A, B dan C beragam mulai dari 11 – 700 tablet. Reorder Point untuk kelas A mulai dari 5 – 321 jumlah obat, kelompok B 3 – 101, dan kelompok C titik pemesanan kembali mulai dari 1 – 32. Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada Apotek Anugerah Farma Bintaro sebaiknya melakukan penerapan dengan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan pada obat generik kelompok A.

Full Text:

Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.