PENGARUH FAKTOR DAYA PELANGGAN INDUSTRI TERHADAP RUGI-RUGI PADA JARINGAN SISI SEKUNDER TRANSFORMATOR DISTRIBUSI PT. PLN (PERSERO) AREA SERPONG

Fitria Erawati Nasution, Juara Mangapul T, ST., MSi

Abstract


Abstrak. Sistem tenaga listrik diharapkan andal dalam penyaluran daya listrik dengan kualitas yang baik dan memenuhi standar. Dalam pendistribusian sistem tenaga listrik tidak lepas dari faktor rugi – rugi. Salah satu penyebabnya adalah penurunan faktor daya kerja peralatan pada sistem kelistrikan di konsumen. Bertambahnya beban yang bersifat induktif membutuhkan daya reaktif yang sangat besar sehingga PLN mensuplai daya menjadi lebih besar. Keadaan ini dapat menyebabkan mutu listrik menjadi rendah dan konsumen harus membayar denda atas kelebihan daya reaktif tersebut. Permasalahan pokok yang dibahas pada penelitian ini adalah bagaimana menghitung kapasitas kapasitor dengan perbaikan faktor daya yang rendah, bagaimana pengaruh pemasangan kapasitor terhadap kenaikan dan perubahan beban yang terjadi, dan pengaruh faktor daya terhadap rugi-rugi dari panel ke tempat pelanggan. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pertimbangan prediksi kapasitor melalui hasil pengukuran faktor daya. Dari hasil pengukuran didapat nilai yang terukur paling rendah yaitu pelanggan industri (PT.SUKSES MELATI) saat beroperasi pada pukul 08.00 hingga 20.00 terjadi pada Rabu, 7 Februari 2018. Hasil perhitungan diambil sampel data pada pukul 09.00, besar daya reaktif dihasilkan sebesar 77008,2 VAR dengan Cos phi sebesar 0,7. Untuk menaikkan cos phi hingga sebesar 0,95 diperlukan pemasangan kapasitor bank sebesar 1158 μF.Dari tiga studi kasus, didapatkan bahwa penggunaan variabel kapasitor yang tepat untuk pelanggan industri PT. SUKSES MELATI yang baik digunakan variabel kapasitor tumpuk dengan 1 buah kapasitor dengan kapasitas sebesar 1 kVAR dan 12 buah kapasitor dengan setiap satu variabel kapasitor berkapasitas 5 kVAR. Total 13 variabel kapasitor tersebut yaitu 61 kVAR, diperlukan 13 buah kapasitor dengan kapasitas yang berbeda. Hal ini dapat terlihat sebelumnya yaitu sebesar 148,6 Watt mengalami penurunan rugi – rugi menjadi 76,6 Watt. Namun terjadi penghematan daya sebesar 72,0 Watt. Selain itu dapat dilihat pada pukul 16.00 waktu kerja pabrik rugi – rugi sebelumnya yaitu sebesar 77,5 Watt dan mengalami penurunan menjadi 34,5 Watt. Dari penurunan tersebut terjadi penghematan daya sebesar 43,1 Watt.Jadi penggunaan kapasitor harus disesuaikan dengan perubahan beban agar tidak menyebabkan daya reaktif yang berlebih pada beban sehingga menimbulkan rugi – rugi yang besar.

Full Text:

Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.