ANALISA KALIBRASI ELEKTROCARDIOGPH

Ujang Wiharja, Muhammad Ilham Taqwa Setyadi

Abstract


Abstrak -Electrocardiogram (ECG) merupakan metode yang umum digunakan untuk mendiagnosa kondisi jantung seorang pasien. Komponen utama yang terdapat pada sebuah sinyal ECG adalah kompleks QRS yang menggambarkan proses depolarisasi pada ventrikel. Faktor penting pada diagnosa ini adalah pengukuran interval waktu antara puncak-puncak R kompleks QRS sinyal ECG (interval RR) yang menyatakan frekuensi detak jantung. Setelah dilakukan serangkaian pengambilan data pada Hate Rate didapat hasil untuk seting 30 BPM mendapatkan hasil 0,312 dengan toleransi 1,5, 60 BPM mendapatkan hasil 0,313 dengan toleransi 3, 80 BPM mendapatkan hasil 0,320 dengan toleransi 4, 120 BPM mendapatkan hasil 0,312 dengan hasil toleransi 6, 180 BPM mendapatkan hasil 0,314 dengan toleransi 9. Sedangkan untuk pengukuran kecepatan kertas di dapatkan hasil untuk seting 25 mm/sec (60BPM) mendapatkan hasil 0,314 dengan toleransi 0,5 dan 50 mm/sec (60BPM) mendapatkan hasil 0,313 dengan toleransi 1.

Full Text:

Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.