UJI KOMPARASI KETAHANAN AUS PADA SPROCKET GENUINE PART DENGAN BUATAN LOKAL PADA SEPEDA MOTOR

Muchayar ., Pungki Dwi Wijanarko, Denny Prumanto

Abstract


Abstrak. Kemajuan industri dan teknologi semakin berkembang pesat, termasuk industri logam.Kemajuan industri logam memiliki peranan yang penting terutama dalam dunia otomotif yang banyak menggunakan material dari logam. Sprocket merupakan komponen utama dalam sepeda motor, sebagai transfer gaya putar dari mesin menuju ke roda, sehingga akan cepat aus karena akan terjadi gesekan antara rantai dengan gear pada waktu mentransfer gaya putar dari mesin. Pada penelitian ini sprocket mengalami proses carburizing (karbonisasi) yaitu proses memanaskan bahan sampai diatas suhu kritis 900⁰C-950⁰C dengan penahanan selama 1 (satu) jam kemudian didinginkan dengan media air. Carburizing bertujuan memberikan kandungan karbon lebih banyak pada bagian permukaan dibanding dengan bagian inti benda kerja, sehingga kekerasan permukaan diharapkan dapat meningkat. Hasil pengujian kekerasan sprocket imitasi didapat nilai kekerasan rata-rata 219.23 VHN dan sprocket genuine tanpa perlakuan panas yaitu sebesar 217.68VHN. Hal ini dikarenakan pada sprocket imitasi terdapat kandungan kadar karbon dan silikon lebih besar setelah dilakukan carburizing. Hasil pengujian struktur mikro pada sprocket imitasi, struktur ferrit terbentuk dari proses pendinginan yang lambat dari austenit (baja hypoeutect) dan mempunyai konduktivitas panas yang tinggi sehingga struktur ini bersifat lunak serta ulet. Pada fasa struktur perlite terbentuk campuran antara ferit dan sementit. Pada 0,8% karbon perlit yang tampak seperti pelat-pelat yang tersusun secara bergantian oleh perpaduan struktur antara struktur ferrit dan sementit, serta fasa struktur ini memiliki sifat ulet dan kekerasan yang cukup tinggi, kemudian sturktur mikro sementit senyawa besi karbon (Fe3C) bersifat keras pada pendinginan lambat bentuknya lamellar bersifat keras.

Full Text:

Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.