PENTANAHAN NETRAL SISTEM TENAGA DAN SISTEM PROTEKSI GANGGUAN KE TANAH

Nurhabibah Naibaho

Abstract


ABSTRAK

 Pentanahan netral sistem distribusi pada sebuah industri dilakukan dengan beberapa pertimbangan, antara lain untuk membatasi kerusakan pada titik gangguan, membatasi tegangan lebih transient, mendapatkan pendeteksian yang peka, serta menghasilkan proteksi yang selektif terhadap gangguan ke tanah, dan juga meningkatkan pelayanan. Pada sistem distribusi menengah tidak diketanahkan, tetapi pada jaringan tegangan rendah sekunder transformator tidak netral diketanahkan langsung, oleh karena itu, pada sisi sekunder Transformator T5, dimana titik netral tidak ditanahkan pendeteksian gangguan ke tanah dilakukan dengan ZCT. Jadi Apabila terjadi gangguan φ phasa ke tanah pada bus tegangan rendah, maka arus gangguan sangat besar dan dapat menimbulkan kerusakan yang serius sebelum gangguan di isolir oleh rele arus lebih di sisi primer transformator. Untuk mengatasinya menggunakan rele gangguan tanah pada sisi sekunder transformator yang dikoordinasikan ke rele pada sisi primer transformator. Alternatif lain, dengan mengetanahkan titik netral sekunder transformator dengan tahanan yang nilainya dapat ditentukan. Kerusakan yang diakibatkan arus gangguan ke tanah tidak parah, di samping arus gangguan masih dapat dideteksi oleh peralatan proteksi. Pada sisi tegangan menengah yang tidak diketanahkan antara jepitan generator dan rele pemaralelan ke primer transformator, gangguan phasa ke tanah diproteksi oleh rele yang dapat mendeteksi arus kapasitif. Dalam hal ini rele mendeteksi arus gangguan dengan menggunakan transformator arus phasa φ 1200A untuk setiap transformator Tl, T2, T3, T4, dan transformator  arus phasa φ 500/5 A untuk setiap transformator  T6 dan T7 di set 3A. Pada sekundernya dengan Time Setting Level 1/10, sehingga waktu pemutusan menjadi 0.2 det.

Kata Kunci: Pentanahan Netral, Koordinasi Proteksi, Gangguan 1 φ Phasa ke tanah, Rele gangguan ke tanah  

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.