KAJIAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA (TUKANG DAN PEKERJA) PADA PROYEK KONSTRUKSI BERDASARKAN KOEFISIEN TENAGA KERJA PENELITIAN TERDAHULU DAN SNI

Rahmat Rahmat, Anton Soekiman

Abstract


Di dalam analisa biaya SNI, koefisien tenaga kerja yang digunakan bersifat umum untuk setiap pekerjaan di
seluruh Indonesia. Namun pada kenyataannya tentu terdapat perbedaan produktivitas tenaga kerja pada
masing-masing proyek. Kajian ini dapat memberikan infomasi tentang adanya berbedaan atau perbandingan
antara koefisien yang terdapat pada lokasi penelitian terdahulu dengan standar koefisien yang terdapat pada
SNI, khususnya pada pekerjaan beton bertulang. Dan hasilnya dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan
nilai Koefisien Produktivitas tenaga kerja dilapangan pada satu daerah dengan daerah lainnya terhadap
penelitian terdahulu dan dibandingkan dengan SNI. Dan nilai produktivitas dan komposisi tenaga kerja yang
paling efektif, untuk setiap sub pekerjaan pada pekerjaan Kolom Beton Bertulang, Pekerjaan pembesian,
daerah Bogor merupakan daerah produktivitasnya efektif jika dibanding dengan kelima daerah yang telah
diteliti dan SNI, dengan komposisi tenaga kerja, 1 orang Tukang dan 1 orang Pekerja dan menghasilkan
produtivitas pekerjaan pembesian yaitu 24,04 Kg/Hari. Pekerjaan bekisting, daerah Manado merupakan
daerah yang produktivitasnya efektif dengan komposisi tenaga kerja yaitu 3 orang Tukang dibantu oleh 2
orang Pekerja, yang menghasilkan produktivitas pekerjaan pembuatan bekisting kolom sebesar 48,78
M2/Hari. Pekerjaan pengecoran, tingkat produktivitas yang efektif adalah daerah Riau, dengan komposisi
tenaga kerja, 5 orang pekerja dan 3 orang tukang yang menghasilkan produktivitas sebesar 16,66 M3/Hari.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.