Publication Ethics

The Jurnal Ilmiah Informatika dan Informatika (JIIFOR) pays close attention to professionalism at all stages of the process of publishing scientific articles. We are committed to ensuring that advertisements, reprints, or other commercial revenues do not influence or influence editorial decisions. This statement clarifies the ethical behavior of all parties involved in the act of publishing articles in this journal, including authors, editor-in-chiefs, Editorial Board, peer-reviewers and publishers. This statement is based on the Regulation of the Director General of Higher Education Ministry of National Education of the Republic of Indonesia Number 49 of 2011.

Jurnal Ilmiah Informatika dan Informatika (JIIFOR) adalah jurnal dengan skema peer-review.  Pernyataan ini melingkupi semua aturan dan kebijakan yang berlaku dalam penerbitan artikel di jurnal kami, temasuk penulis, penyunting, reviewer dan penerbit. Aturan ini bersumber dari Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2011.

Jurnal Ilmiah Informatika dan Informatika (JIIFOR) is a peer-reviewed journal. This statement covers all the rules and policies that apply in publishing articles in our journals, including authors, editors, reviewers and publishers. This rule originated from the Regulation of the Director General of Higher Education Ministry of National Education of the Republic of Indonesia Number 49 of 2011.

Ethical Guideline for Journal Publication

Publikasi dari setiap proses peer-review artikel dari JIIFOR adalah merupakan upaya untuk pengembangan jaringan ilmu pengetahuan yang serumpun.  Ini secara langsung terlihat dari kualitas aritkel dan berbagai institusi yang terlibat. Semua proses peer-review artikel mengikuti kaidah metode ilmiah. Oleh karena itu, sangat penting untuk menyepakati sebuah standar pedoman etis bagi semua unsur yang terlibat dalam penerbitan yang tediri dari penulis, editor jurnal, peer reviewer, penerbit dan masyarakat

The publication of each article peer review process from JIIFOR is an effort to develop an allied science network. This is directly evident from the quality of the architecture and the various institutions involved. All the peer-review processes of the article follow the rules of the scientific method. Therefore, it is very important to agree on a standard of ethical guidelines for all elements involved in publishing which consist of authors, journal editors, peer reviewers, publishers and the public

Duties of Publisher and Editor

  1. Program Studi Teknik Informatika, Universitas Krisnadwipayana sebagai penerbit JIIFOR berfungsi  sebagai pengawas  atas semua tahapan penerbitan secara ketat dan kami telaha memahami  setiap fungsi, etika dan lainnya yang telah menjadi tanggung jawab kami. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa iklan, cetak ulang atau pendapatan komersial lainnya tidak berdampak atau mempengaruhi keputusan editorial. Selain itu, Dewan Redaksi akan membantu dalam komunikasi dengan jurnal lain dan/atau penerbit apabila diperlukan.
  2. Publication decisions : Editor JIIFOR bertanggung jawab untuk memutuskan setiap artikel yang telah diajukan ke jurnal yang layak dan memenuhi kriteria untuk diterbitkan. Validasi kegiatan penelitian dan kontribusinya terhadap  peneliti dan pembaca harus selalu menghasilkan sebuah keputusan. Para editor dipandu oleh kebijakan dari dewan redaksi jurnal dan dibatasi oleh ketentuan hukum seperti itu mulai berlaku mengenai pencemaran nama baik, pelanggaran hak cipta dan plagiarisme. Para editor dapat berdiskusi dengan editor lain atau reviewer dalam membuat keputusan ini.
  3. Fair play : Editor mengevaluasi setiap naskah untuk konten intelektual mereka tanpa memandang ras, jenis kelamin, keyakinan agama, etnis, kewarganegaraan, atau pandangan politik dari setiap penulis.
  4. Confidentiality : Editor dan setiap staf editorial  tidak  menyampaikan informasi apapun terkait naskah diserahkan kepada orang lain selain penulis, reviewer, penasihat editorial lainnya yang sesuai, dan penerbit, yang sesuai.
  5. Disclosure and conflicts of interest : Materi setiap artikel  yang belum dipublikasikan dalam sebuah naskah yang diajukan tidak boleh digunakan bagi penelitian editor sendiri tanpa persetujuan tertulis dari penulis.

Duties of Reviewers

  1. Contribution to Editorial DecisionsPeer review memberi rekomendasi dan membantu editor dalam  menghasilkan keputusan editorial dan melalui komunikasi editorial dengan penulis juga dapat membantu penulis dalam meningkatkan kualitas naskah. (Contribution to Editorial Decisions: Peer reviews provide recommendations and assist editors in generating editorial decisions and through editorial communication with the author can also help writers in improving the quality of the manuscript)
  2. Promptness:Setiap reviewer yang ditunjuk yang merasa tidak memenuhi kriteria untuk mereview penelitian  atau merasa tidak mungkin untuk menyelesaikan proses review pada waktu yang ditentukan harus memberitahu editor dan mengajukan pengunduruan diri dari proses peninjauan. (Promptness: Any appointed reviewer who feels that they do not meet the criteria for reviewing the research or feels it is impossible to complete the review process at the specified time must notify the editor and submit a resignation from the review process)
  3. Confidentiality:Setiap naskah yang direview adalahi rahasia.  Mereka harus tidak untuk menyajikan atau mendiskusikan dengan orang lain kecuali telah diizinkan oleh editor. (Confidentiality: Every script that is reviewed is confidential. They must not present or discuss with others unless authorized by the editor)
  4. Standards of Objectivity:Ulasan harus dilakukan secara objektif. Kritikan yang bersifat pribadi bagi penulis adalah tidak pantas. Reviewer harus mengekspresikan pendapat dengan jelas beserta argumen yang mendukung.(Standards of Objectivity: Reviews must be conducted objectively. Criticism that is personal to the author is inappropriate. Reviewers must express their opinions clearly along with supporting arguments)
  5. Acknowledgement of Sources:Reviewer harus mengidentifikasi karya yang relevan yang telah diterbitkan yang belum dikutip oleh penulis. Setiap pernyataan bahwa pengamatan, penjabaran, atau argumen telah dilaporkan sebelumnya harus disertai dengan kutipan yang relevan. Reviewer juga harus memperingatkan editor jika ada kesamaan substansial atau tumpang tindih antara naskah yang direview dengan setiap makalah yang lain yang telaha diterbitkan sesuai  dengan pengetahuan reviewer. (Acknowledgment of Sources: Reviewers must identify relevant published work that has not been cited by the author. Any statement that observations, translations, or arguments have been reported before must be accompanied by relevant citations. The reviewer must also warn the editor if there is a substantial similarity or overlap between the text being reviewed and any other paper that has been published in accordance with the reviewer's knowledge).
  6. Disclosure and Conflict of InterestSetiap informasi penting atau ide diperoleh melalui proses peer-review harus dijaga kerahasiaannya dan tidak digunakan untuk keuntungan pribadi. Reviewer seharusnya tidak mempertimbangkan setiap naskah yang memiliki konflik kepentingan akibat kompetitif, kolaboratif, atau hubungan lainnya atau koneksi dengan salah satu penulis, perusahaan, atau lembaga yang berkaitan dengan naskah (Disclosure and Conflict of Interest: Any important information or ideas obtained through a peer-review process must be kept confidential and not used for personal gain. Reviewers should not consider any texts that have conflicts of interest due to competitive, collaborative, or other relationships or connections with one of the authors, companies, or institutions related to the manuscript)

 

Duties of Authors

  1. Reporting standards:Penulis naskah harus menyajikan laporan yang akurat dari pekerjaan yang dilakukan serta tujuan pembahasan dan maknanya. Data acuan yang digunakan harus disajikan secara akurat di dalam naskah. Setiap naskah harus menyajikan detail dan referensi yang benar untuk mengizinkan orang lain untuk meniru pekerjaan. Penipuan atau sengaja memberikan pernyataan yang tidak akurat merupakan perilaku yang tidak etis dan tidak dapat diterima. (Reporting standards: Script writers must present an accurate report of the work done and the purpose of the discussion and its meaning. The reference data used must be accurately presented in the text. Each script must present details and correct references to allow others to emulate the work. Fraud or intentionally giving inaccurate statements is unethical and unacceptable behavior)
  2. Data Access and Retention:Penulis diminta untuk memberikan data mentah yang berkaitan dengan naskah untuk proses editorial, dan harus bersedia menyediakan akses publik terhadap data tersebut, jika dimungkinkan, dan dalam hal apapun telah menyimpan data tersebut untuk jangka waktu tertentu setelah publikasi (Data Access and Retention: The author is asked to provide raw data relating to the manuscript for the editorial process, and must be willing to provide public access to the data, if possible, and in any case have kept that data for a certain period after publication)
  3. Originality and Plagiarism:Setiap penulis harus memastikan bahwa karya dan naskah adalah sepenuhnya adalah original, dan jika penulis telah menggunakan pekerjaan dan/atau kata-kata dari orang lain bahwa ini telah dinyatakan secara benar atau dikutip (Originality and Plagiarism: Each writer must ensure that the work and manuscript are fully original, and if the author has used the work and / or words of others that this has been stated correctly or quoted)
  4. Multiple, Redundant or Concurrent Publication:Seorang penulis harus tidak mempublikasikan naskah yang sama  dari  penelitian yang sama di lebih dari satu jurnal. Pengiriman naskah yang sama untuk lebih dari satu jurnal secara bersamaan merupakan perilaku penerbitan tidak etis dan tidak dapat diterima. (Multiple, Redundant or Concurrent Publication: An author must not publish the same manuscript from the same study in more than one journal. Sending the same manuscript to more than one journal simultaneously is unethical and unacceptable publishing behavior)
  5. Acknowledgement of Sources:Pengakuan atas karya orang lain harus selalu dinyatak. Penulis harus mengutip publikasi yang telah memberi berpengaruh dalam  penelitian yang dilaporkan (Acknowledgment of Sources: Recognition of the work of others must always be stated. Authors must cite publications that have contributed to the research reported)
  6. Authorship of the Paper:Authorship harus dibatasi kepada mereka yang telah membuat kontribusi yang signifikan terhadap konsepsi, desain, pelaksanaan, atau interpretasi penelitian yang dilaporkan. Semua orang yang telah membuat kontribusi yang signifikan harus terdaftar sebagai co-author. Setiap orang lain yang telah berpartisipasi dalam aspek-aspek substantif tertentu dari proyek penelitian, mereka harus diakui atau terdaftar sebagai kontributor. Penulis harus memastikan bahwa semua co-author telah  sesuai dan tidak terdapat co-penulis yang tidak pantas yang tercantum dalam, dan bahwa semua co-penulis telah melihat dan menyetujui versi final dari naskah dan telah menyetujui untuk diajukan sebagai publikasi (Authorship of the Paper: Authorship must be limited to those who have made significant contributions to the conception, design, implementation, or interpretation of the reported research. All people who have made significant contributions must be registered as co-authors. Any other person who has participated in certain substantive aspects of the research project, they must be recognized or registered as contributors. The author must ensure that all co-authors are suitable and that there are no inappropriate co-authors listed in, and that all co-authors have seen and agreed to the final version of the manuscript and have agreed to submit it for publication)
  7. Hazards and Human or Animal Subjects:Jika penelitian melibatkan bahan kimia, prosedur atau peralatan yang memiliki bahaya yang tidak biasa elekat dalam penggunaannya, penulis jelas harus menyatakan dengan jelas ini dalam naskah. (Hazards and Human or Animal Subjects: If the research involves chemicals, procedures or equipment that have an unusual danger attached to their use, the author must clearly state this in the text)
  8. Disclosure and Conflicts of Interest:Semua penulis harus mengungkapkan dalam naskah mereka setiap konflik kepentingan substantif  atau keuangan yang mungkin ditafsirkan akan mempengaruhi hasil atau interpretasi naskah. Semua sumber dukungan keuangan untuk proyek tersebut harus dinyatakan. (Disclosure and Conflicts of Interest: All writers must disclose in their texts any substantive or financial conflicts of interest that might be interpreted that would affect the results or interpretation of the manuscript. All sources of financial support for the project must be stated)
  9. Fundamental errors in published works:Ketika penulis menemukan kesalahan atau ketidaktepatan yang signifikan dalam karya yang diterbitkan sendiri, itu adalah kewajiban penulis untuk segera memberitahukan editor jurnal atau penerbit dan bekerja sama dengan editor untuk menarik kembali atau memperbaiki naskah. (Fundamental errors in published works: When writers find significant errors or inaccuracies in self-published works, it is the author's obligation to immediately notify the journal editor or publisher and work with the editor to retract or correct the manuscript)